Tampilkan postingan dengan label KNPB WILAYA TIMIKA. Tampilkan semua postingan
1 comment
Selasa, 13 Januari 2015
JAKARTA – ZONADAMAI.COM: Bentrok
antar warga Kabupaten Paniai, Papua sempat memanas, bahkan terdengar
tiga kali letusan senjata api. Bentrokan sempat meluas, setidaknya
kantor KPUD Paniai sempat dibakar massa, bahkan kantor polisi dan TNI
sempat diserang. 4 Orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Purdijatno mengaku punya cara untuk mengatasi bentrok yang dipicu kesalahpahaman tersebut. Apalagi, situasi yang sempat memanas sudah kembali dingin dengan pendekatan-pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Berikut petikan wawancara Menteri Tedjo dengan wartawan saat menghadiri sebuah acara di Mako Marinir, Cilandak, Jakarta Timur:
Bagaimana soal kondisi keamanan di Papua?
Sudah kondusif. Jadi Polda dengan Kodam sudah bertemu dengan tokoh masyarakat sana dan sudah diselesaikan. Memang kemarin ada kesalahpahaman. Tetapi saya rasa, semangatnya sudah ingin bersatu kembali. Bisa diakurkan lagi lah sebenarnya itu.
Duduk persoalannya seperti apa?
Mereka ada kesalahpahaman di lapangan. Saling pukul gitu ya, massa kemudian menyerang kantor Polsek dan Koramil. Terjadi pembalasan demikian, enggak tahu dari mana letusan itu. Itu yang tengah diinvestigasi. Dari hasil investigasi, kita harapkan dari mana letusan itu, senjatanya apa, pelurunya apa dan dari mana, balistiknya apa. Dan kami harapkan sudah tidak terjadi seperti itu lagi lah.
Evaluasi, pendekatan keamanan di Papua itu seperti apa dan opsinya apa saja?
Standar saja di sana. Bahwa ini adalah masalah keamanan, keamanan dalam negeri dan masalah ketertiban masyarakat. Jadi polisi yang berada di depan.
Peristiwa di Paniai itu mencerminkan aparat stres atau bagaimana?
Bukan, ya mereka dalam situasi terdesak dan bersenjata. Saya juga tidak tahu asal letusan itu dari mana. Tapi itu dalam situasi keterpaksaan. Kalau mereka menyerang, sekian banyak, ratusan massa, ya mereka mungkin terpaksa. Tapi ya harusnya hal itu tidak boleh terjadi. Tapi karena sudah terjadi, ya diharapkan kondisi bisa kembali seperti semula.
Berarti tidak ada pendekatan khusus untuk pengamanan di Papua?
Tidak ada.
Dan kesejahteraan masih dikedepankan bukan pendekatan keamanan?
Itu pasti, kesejahteraan lebih diutamakan. Bukan pendekatan keamanan, tapi pembangunan. Jadi Presiden Jokowi sudah menyampaikan, pembangunan Indonesia bakal diarahkan ke wilayah timur. Salah satunya adalah di Papua.
Fokus kemana, infrastruktur atau bagaimana?
Semua, infrastruktur, pembangunan manusianya sendiri, pendidikan dan kesehatan, dan semuanya.
Ada skala waktunya?
Dalam waktu pemilihan dua ini akan dikembangkan, kalau tidak selesai ya di periode selanjutnya.
Ada rapat dengan menteri yang lain? Hasilnya bagaimana, apa pembangunan yang dimulai duluan dan kapan?
Ya, infrastruktur, yang paling dipentingkan ya infrastruktur.
[Merdeka.com]
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Purdijatno mengaku punya cara untuk mengatasi bentrok yang dipicu kesalahpahaman tersebut. Apalagi, situasi yang sempat memanas sudah kembali dingin dengan pendekatan-pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Berikut petikan wawancara Menteri Tedjo dengan wartawan saat menghadiri sebuah acara di Mako Marinir, Cilandak, Jakarta Timur:
Bagaimana soal kondisi keamanan di Papua?
Sudah kondusif. Jadi Polda dengan Kodam sudah bertemu dengan tokoh masyarakat sana dan sudah diselesaikan. Memang kemarin ada kesalahpahaman. Tetapi saya rasa, semangatnya sudah ingin bersatu kembali. Bisa diakurkan lagi lah sebenarnya itu.
Duduk persoalannya seperti apa?
Mereka ada kesalahpahaman di lapangan. Saling pukul gitu ya, massa kemudian menyerang kantor Polsek dan Koramil. Terjadi pembalasan demikian, enggak tahu dari mana letusan itu. Itu yang tengah diinvestigasi. Dari hasil investigasi, kita harapkan dari mana letusan itu, senjatanya apa, pelurunya apa dan dari mana, balistiknya apa. Dan kami harapkan sudah tidak terjadi seperti itu lagi lah.
Evaluasi, pendekatan keamanan di Papua itu seperti apa dan opsinya apa saja?
Standar saja di sana. Bahwa ini adalah masalah keamanan, keamanan dalam negeri dan masalah ketertiban masyarakat. Jadi polisi yang berada di depan.
Peristiwa di Paniai itu mencerminkan aparat stres atau bagaimana?
Bukan, ya mereka dalam situasi terdesak dan bersenjata. Saya juga tidak tahu asal letusan itu dari mana. Tapi itu dalam situasi keterpaksaan. Kalau mereka menyerang, sekian banyak, ratusan massa, ya mereka mungkin terpaksa. Tapi ya harusnya hal itu tidak boleh terjadi. Tapi karena sudah terjadi, ya diharapkan kondisi bisa kembali seperti semula.
Berarti tidak ada pendekatan khusus untuk pengamanan di Papua?
Tidak ada.
Dan kesejahteraan masih dikedepankan bukan pendekatan keamanan?
Itu pasti, kesejahteraan lebih diutamakan. Bukan pendekatan keamanan, tapi pembangunan. Jadi Presiden Jokowi sudah menyampaikan, pembangunan Indonesia bakal diarahkan ke wilayah timur. Salah satunya adalah di Papua.
Fokus kemana, infrastruktur atau bagaimana?
Semua, infrastruktur, pembangunan manusianya sendiri, pendidikan dan kesehatan, dan semuanya.
Ada skala waktunya?
Dalam waktu pemilihan dua ini akan dikembangkan, kalau tidak selesai ya di periode selanjutnya.
Ada rapat dengan menteri yang lain? Hasilnya bagaimana, apa pembangunan yang dimulai duluan dan kapan?
Ya, infrastruktur, yang paling dipentingkan ya infrastruktur.
[Merdeka.com]
0 comment
Minggu, 24 Agustus 2014
0 comment
Jumat, 08 Agustus 2014
BERITA DUKA ANGGOTA MILITAN KNPB WILAYAH TIMIKA
Knpbtimikanews— Berita duka atas terpanggil oleh Tuhan
Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor, Salah satu Anggota Komite Nasional
Papua Barat (KNPB) Komisariat Militan Timika menghembuskan nafas
terakhir di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) SP 1 Timika, Pada rabu 06
agustus 2014 pukul 13:00 Wpb.
Tn. Maklon Mayor Umur 54 tahun adalah anggota tetap Militan Knpb
Wilayah Timika sector Kapim, beliau menghempus Nafas terakhir hari ini,
sebelumnya beliau menderita penyakit Ginjal dari bulan april 2014 sampai
kini sudah empat bulan lamanya almarhum menderita.
Almarhum Mayor, juga salah satu anggota Tukan bangunan kantor Papua
Merdeka (Free West Papua Office) dalam negeri, Knpb & PRD Wilayah
Bomberay.
“kata terakhir dari Almarhum Tn. Maklon Mayor bahwa BIAR SAYA DI
PANGGIL TUHAN ALLAH BANGSA PAPUA SEMANGAT JUANG UNTUK PAPUA MERDEKA KU
TINGGALKAN SEBAGAI KENANGAN UNTUK SEMUA KAWAN-KAWAN PEJUANG SEJATI PAPUA
MERDEKA” Begitu ungkapan beliau saat dia masih dirumah sakit.
Ini identitas bio data Almarhum;
Nama : Maklon Mayor
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat Tanggal Lahir : Biak, 12 Desember 1959
Agama : Kristen Protestan
Jumlah Saudara : 03 orang
Suku bangsa : Biak Papua Barat
Pekerjaan/Profesi : Aktivis Knpb (Militan KNPB Timika)
Alamat : Timika West Papua
Status Perkawinan : Kawin
Jumlah anak : 05 Orang
Keluarga besar Aktivis Papua Merdeka KNPB dan PRD Wilayah Bomberay
mengucapkan selamat berduka cita atas Almarhum Tn. Maklon Mayor atas
Perjuangan Pembebasan Nasional sehingga dipanggil Tuhan yang maha Kuasa,
semoga Arwamu diterima disisi Tuhan Allah Bangsa Papua.
Sumber: Knpbtimikanews
Slider
Visitors
Performance
‹
›
Leave your message
Slider
Goole Translate
GAMBAR
Racing
Travel
Cute
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
Followers
Popular Posts
-
Kapolda Papua Terbilang Baru Tapi Telah Melumpuhkan Kekuatan Tpn/Opm Di Wilayah Pegunungan Tengah Papua.Masyarakat Lanny Jaya Dan Masyarak...
-
JAKARTA – ZONADAMAI.COM : Bentrok antar warga Kabupaten Paniai, Papua sempat memanas, bahkan terdengar tiga kali letusan senjata api. Be...
-
Sistem Noken Akan Selalu Memakan Korban Yomanak Wenda di PROMOSI DEMOKRASI DAN PERDAMAIAN - 3 jam yang lalu Penulis : *Pares L. ...
-
MALANESIA.com: FOTO, MIMBAR BEBAS AMP, DIKAWAL KETAT OLEH POLISI INDONESIA "MIMBAR BEBAS AMP, MENUNTUT INDONESIA SEGERAH BEBASKAN DU...
-
Dialog Damai Jakarta - Papua Pater Neles Tebay: Isu Dialog Sudah Sampai ke Telinga Presiden Jokowi Oleh : Mikha Gobay | Senin, 12 Jan...
-
Sem Telenggen, Menyatakan Bahwa Penyiksaan Warga Papua Bukan dari Pihak TNI/Polri, Tapi Dari TPN/OPM Terkait bereda...
-
Ribuan warga Papua Barat menggelar demonstrasi di Papua dan Jakarta untuk menyuarakan dukungan terhadap tuntutan kemerdekaan Papua Barat...
-
5 orang Papua Barat ditembak mati di mengamuk militer Indonesia8 Desember 2014 PERINGATAN : Posting ini berisi gambar grafis . Mes...
-
Situasi kompleks Bendungan yang dijaga aparat usai bentrok antar kelompok masyarakat. masyarakat masih berjaga-jaga menggunakan senjata ...
-
Presiden SBY: Bebaskan Ayah Saya, Filep Karma! Written By Musafir Kebebasan on Jumat, 14 Maret 2014 | 19.51 Tapol Papua, Filep K...



